- Misteri Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran Masih Jadi Sorotan
- Sidang Maradona Memanas, Polisi Lerai Dua Pengacara
- Aung San Suu Kyi Belum Terlihat Sejak 2022, Keluarga Minta Kepastian
- Vonis Baru Yoon Suk Yeol, Pengadilan Tambah Hukuman 2 Tahun Penjara
- Serangan Drone Ukraina Sasar Kilang dan Depot Minyak Rusia
Cak Imin Diperiksa KPK, Begini Komentar Anies!
POTRET BERITA — Diketahui, hari ini, Kamis (7/9), KPK melakukan pemanggilan terhadap Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Bakal capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan pun optimis dan yakin tidak akan ada masalah dari pemanggilan ini.
Dia meyakini. jika Cak Imin tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) tahun 2012.
“Saya sangat yakin seperti juga yang disampaikan Gus Imin bahwa ini tidak ada masalah,” ujar Anies di Brawijaya X, Jakarta Selatan, pada Kamis (7/9).
Bukan hanya itu, dia juga yakin KPK sebagai penegak hukum akan menjalankan tugasnya dengan profesional.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4566861/original/020990900_1694070952-IMG_20230907_131124.jpg)
Anies mengatakan jika kehadiran Cak Imin ke KPK ini untuk memenuhi panggilan sebagai warga negara yang baik. Di mana membantu lembaga penegak hukum menjalankan tugasnya.
“Jadi, saya yakin dan bismillah, Insya Allah semuanya lancar dan saya juga percaya KPK akan menjalankan tugas dengan profesional,” ucapnya.
Panggilan KPK pada Cak Imin
Seperti diberitakan, hari ini, Cak Imin memenuhi panggilan penyidik KPK. Yang mana dia diperiksa dalam kasus dugaan korupsi sistem proteksi TKI Kemnaker tahun 2012, ketika Cak Imin menjabat Menakertrans.
Hadirnya Cak Imin hari ini adalah penjadwalan ulang usai sebelumnya Cak Imin tidak dapat memenuhi panggilan KPK pada Selasa (5/9).
KPK sendiri sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini, namun belum diumumkan secara resmi pada publik.
Mereka-mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah, mantan Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kemnaker (kini sebagai Wakil Ketua DPW PKB Bali) Reyna Usman; Sekretaris Badan Perencanaan dan Pengembangan Kemnaker I Nyoman Darmanta; dan Direktur PT Adi Inti Mandiri Karunia.
